Dokumentasi kegiatan Panggung Mahasiswa Komunikasi (PMK) di Gedung B FISIP Unsri, Rabu (11/03). Foto: Tim LPM Limas FISIP Unsri.
Indralaya – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himakom) FISIP Universitas Sriwijaya menggelar Panggung Mahasiswa Komunikasi (PMK) sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan minat dan bakat seni. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Seni, Olahraga, dan Bakat (PSOB) ini berlangsung di Gedung B FISIP Kampus Indralaya, Ogan Ilir, Rabu (11/03).
Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 hingga 16.20 WIB itu menampilkan berbagai pertunjukan, seperti stand up comedy, drama improvisasi komedi, pembacaan puisi, dan penampilan musik.
Kepala Divisi PSOB Himakom, Naila Indana Lazulfa, menjelaskan bahwa PMK merupakan program baru dari divisi tersebut yang digelar sebagai upaya meramaikan lingkungan kampus sekaligus mewadahi pengembangan seni, olahraga, dan bakat mahasiswa.
Naila mengungkapkan bahwa kegiatan ini lahir dari dorongan pihak jurusan agar suasana kampus menjadi lebih hidup.
“Nah, kenapa kami bisa muncul suatu acara ini tuh? Karena pertama permintaan dari jurusan untuk membuat kampus itu lebih hidup, lebih rame,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan tersebut saat ini masih menyasar mahasiswa Ilmu Komunikasi sebagai target utama karena PMK baru pertama kali diselenggarakan.
“Untuk sekarang targetnya masih mahasiswa Ilmu Komunikasi terlebih dahulu. Karena ini baru pertama kali diadakan, kami memulainya dalam skala kecil. Harapannya ke depan kegiatan ini bisa berkembang dan menjangkau lebih banyak mahasiswa,” tambahnya.
Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Nuh, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2025, mengatakan bahwa PMK bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa, membangkitkan semangat seni, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan bakat yang mungkin selama ini belum tersampaikan.
Ia juga menyebut bahwa persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan sejak beberapa waktu sebelumnya.
“Sebenernya persiapannya sudah sekitar semingguan, tapi untuk konsep dan apa saja yang ingin disiapkan itu sudah terpikirkan dari sekitar sebulan yang lalu,” ujarnya.
Selain itu, Nuh berharap kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk lebih berani mengekspresikan diri melalui karya seni.
“Menurut saya seni itu bukan sekadar karya yang dinilai indah oleh orang lain. Seni juga merupakan bentuk komunikasi yang kompleks, sehingga melalui kegiatan ini kami berharap mahasiswa lebih berani menyuarakan seni mereka,” tambahnya.
Dukungan juga datang dari kalangan mahasiswa, salah satunya Satria, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024 yang tampil membawakan musik bersama bandnya.
Ia mengaku terdorong untuk ikut berpartisipasi agar dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani menunjukkan bakatnya.
“Di sini sebenarnya banyak teman-teman yang punya bakat, tapi masih belum berani menunjukkannya. Semoga kegiatan ini bisa menjadi awal bagi mereka untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki,” ungkap Satria.
Di sisi lain, Egi Riantorico selaku penonton yang merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024, mengatakan bahwa kegiatan PMW dapat menjadi hiburan bagi mahasiswa di tengah rutinitas perkuliahan.
“Harapan saya acara ini terus berlanjut dan bisa berkembang lebih besar. Tadi juga terlihat peserta yang mengisi acaranya belum banyak, jadi semoga ke depannya lebih banyak lagi yang terlibat dan rangkaian acaranya juga semakin beragam,” jelasnya.
Ia juga mengusulkan agar kegiatan tersebut ke depan dapat dikemas dalam bentuk perlombaan yang bersifat santai dan menghibur, sehingga dapat mendorong mahasiswa untuk lebih berani menampilkan kemampuan mereka.
Reporter: Jasmine Fathiyya Ediati, Fitri Ramadani, Muizza Asyifa, Vilda Firgi Pratama
Penulis: Susi Ariesta Sari, Naura Gisantya
Editor: Henni Afta Negara, Ahmad Luthfi, Ristina Amelia
Dokumentasi: M. Rivano Atalla, M. Renanda Pasha, Muizza Asyifa