Dokumentasi Wawancara Bersama Tobio Yuriz dan Muhammad Ariq Akbar Secara Online Melalui Google Meeting. Sumber: Tangkapan Layar yang Diambil Oleh TIM LPM Limas, Minggu (06/07)
Palembang, lpmlimas.com – Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Aliansi BEM Sumatera Selatan telah usai dilaksanakan pada Kamis (12/06) hingga Jumat (13/06). Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sriwijaya (BEM Unsri) menjadi tuan rumah pada acara Musda tersebut, dan menjadikan Dewan Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA) sebagai Koordinator Daerah BEM Sumatera Selatan.
BEM Sumatera Selatan (BEM SS) adalah aliansi dimana seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa, Senat, maupun Dewan Mahasiswa yang ada di wilayah Sumatera Selatan sebagai pengawal isu-isu yang ada di daerah.
Tim LPM Limas menghubungi Pasha, Ketua BEM Unsri 2025, sekaligus Unsri sebagai tuan rumah dalam acara Musda untuk melakukan konfirmasi, Ia mengatakan bahwa yang menjadi Koordinator Daerah BEM SS adalah perwakilan dari DEMA STIHPADA.
“Koordinator BEM SS, STIHPADA, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda, kalo BEM SI [Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia] sekarang yang menjadi Koordinator Nasionalnya atau koordinator pusatnya itu dari Universitas Brawijaya,” ujar Pasha saat diwawancarai secara daring melalui Google Meeting pada Jumat (04/07).
Pasha menjelaskan bahwa ketiadaan press release acara Musda pada laman Instagram BEM Unsri (@bemunsriofficial) hingga saat ini (10/07) akan menjadi bahan evaluasi bagi mereka.
“Mungkin itu menjadi evaluasi buat kami ya temen-temen karena memang belum ada press release dan belum ada informasi yang komprehensif untuk teman-teman sekalian. Namun, untuk yang punya wewenang atau mungkin yang punya kewajiban untuk mempublish itu mungkin kami hanya menyampaikan press release mungkin hanya foto-foto seperti kegiatan seperti itu teman-teman,” ujar Pasha.

Tangkapan Layar Dokumentasi Kegiatan Musyawarah Daerah Aliansi BEM Sumatera Selatan pada Kamis (12/06) hingga Jumat (13/06) di Universitas Sriwijaya, dari laman @bemstiksitikhadijah. Sumber: Tangkapan Layar yang Diambil Oleh TIM LPM Limas pada Jumat (04/07).

Profil Akun Instagram Musyawarah Daerah BEM Sumatera Selatan yang dilaksanakan pada Kamis (12/06) hingga Jumat (13/06) di Universitas Sriwijaya, dari laman @musda.bemss25. Sumber: Tangkapan Layar yang Diambil Oleh TIM LPM Limas pada Rabu (09/07).
Maka dari itu, Tim LPM Limas juga menghubungi Rizki Pujiono atau kerap dipanggil Tobio, Demisioner Koordinator Daerah BEM SS tahun sebelumnya dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Siti Khadijah dan Ariq Akbar, Koordinator Daerah BEM SS Tahun 2025 dari DEMA STIHPADA, pada Minggu malam (06/07) melalui Google Meeting.
Ariq mengatakan dalam Musda yang dilaksanakan kemarin, terdapat dua kandidat yang mengajukan diri sebagai Koordinator Daerah, yaitu Unsri dan STIHPADA. Setelah melalui proses musyawarah, STIHPADA akhirnya terpilih untuk menjadi Koordinator Daerah tahun 2025.
“Alhamdulillah, BEM STIHPADA terpilih sebagai Koordinator BEM SS yang baru. Melanjutkan tongkat estafet dari STIK Siti Khadijah,” ujar Ariq pada (06/07).
Mantan Koordinator Daerah BEM SS, Tobio, juga menjelaskan bahwa setelah tahun 2022, tidak ada musyawarah daerah yang dilaksanakan. Namun, BEM STIK Siti Khadijah ditunjuk untuk menjadi Koordinator Daerah Sementara dari November 2022 hingga terlaksananya Musda kembali pada Juni 2025.
“Nah, di Bang Hansen [Presiden Mahasiswa Unsri tahun 2022, sekaligus Koordinator Daerah BEM SS tahun 2022] itu harusnya ada Musda, tapi faktanya tidak terjalankan. Nah, tiba-tiba saja, itu Khodijah [BEM Siti Khadijah] ditunjuk menjadi koordinator daerah sementara,” ujar Tobio
Tobio juga mengonfirmasi bahwa selama empat tahun terakhir, BEM SS memang minim gerakan karena ketiadaan Koordinator-Koordinator Isu yang mengisi posisi jabatan tersebut di BEM SS.
“Jadi selama 4 tahun ke belakang ini, dari tahun 2022, 2023, 2024, dan 2025, itu memang minim gerakan, karena memang hanya satu, hanya Koordinator Daerah saja, sementara korsu-korsunya [Koordinator Isu] itu kosong semua,” jelas Tobio pada Minggu (06/07).
Reporter: Nurrahmi, Alif Daffa Patria, Aqilla Farah Adzra, Siti Sulia Febrianti
Penulis: Christine Horasima Magdalena, Siti Sulia Febrianti
Editor: M. Rafif Al-Farouq M