Dokumentasi kegiatan Green Action oleh Tim LPM LIMAS pada Sabtu (25/04).

Palembang, lpmlimas.com – Public Administration Students Association (PASA), atau yang lebih dikenal sebagai Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (AP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsri menggelar kegiatan Green Action sebagai sarana bagi peserta untuk belajar peduli lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan pada Sabtu pagi (25/04).
Kegiatan Green Action dengan tema “Together We Care, Together We Protect : Turning Every Small Action into Hope for the Earth” merupakan salah satu program kerja dari PASA FISIP Unsri yang berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sumatera Selatan sebagai fasilitator acara. Program ini bertujuan untuk mengajak para peserta agar peduli terhadap lingkungan melalui rangkaian acara yang meliputi pengajaran serta praktik ilmu kehutanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Aditya Akbar Pratama selaku Head of PASA (HOP) menjelaskan acara ini merupakan inisiasi untuk mengajak mahasiswa FISIP, terutama Administrasi Publik untuk lebih paham mengenai pelestarian lingkungan, sekaligus dalam rangka memperingati Hari Bumi Internasional yang bertepatan pada tanggal 22 April lalu.
“Jadi ini kami adakan karena kami melihat mahasiswa kan kadang-kadang konsen ke sosial dan politik aja. Sedangkan, hal-hal yang ada di sekitar tuh seringkali terlupakan. Dengan adanya PASA Green Action ini, harapan kami ya, teman-teman PASA, teman-teman FISIP itu tuh bisa konsen lebih dalam terhadap lingkungan,“ ungkap Aditya.
Aditya berharap program ini dapat terus berjalan agar mahasiswa FISIP tidak hanya mendapatkan ilmu teoritis mengenai sosial dan politik saja, tetapi juga praktik langsung pelestarian lingkungan yang difasilitasi oleh badan pemerintah yang menaungi bidang terkait.
Ketua dan Wakil Ketua Pelaksana kegiatan, M. Naufal Al Fikri dan Merliza Ananta, menjelaskan acara ini memiliki banyak sekali rangkaian. Dimulai dari sesi penyemaian bibit pohon yang dilakukan oleh segenap pengurus PASA, Dosen Pembimbing, pihak Dishut, dan seluruh peserta. Kemudian dilanjutkan dengan seminar yang membahas pengelolaan sampah serta manajemen lingkungan. Kemudian, diakhiri dengan Clean Up atau pembersihan sampah yang akan dilakukan di kawasan Dishut dan sekitarnya.
“Sesi Penyemaian ini. Jadi, dari tanah itu, nanti dipindahin ke polybag, terus dari polybag itu, kita mengambil bibit, dan ditanam di dalam polybag itu. Terus disiram polybag itu. Jangan terlalu basah,” jelas Naufal mengenai sesi penyemaian bibit pohon.
Di sisi lain, Kepala Seksi Perbenihan dan Penghijauan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Etika Gustin, memaparkan Kegiatan Green Action dapat memberi pemahaman lebih mengenai ilmu kehutanan.
“Kehutanan itu gak hanya soal penanaman saja. Tapi juga manajemen lingkungan hutan maupun Daerah Aliran Sungai (DAS), pengelolaan sampah, konflik satwa, bisnis tanaman lokal, dan masih banyak lagi. Kehutanan lebih dari itu,” ujar Etika.

Beliau juga menjelaskan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk menyelenggarakan kegiatan yang bisa digunakan sebagai pembelajaran untuk melestarikan lingkungan.
Dirinya berharap mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini bisa mengimplementasikan seluruh edukasi yang mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan ibu adalah, kalian lah yang dapat melanjutkan tugas melestarikan. Karena hal ini tidak hanya cukup dari pemerintah saja. Karena peran pemerintah itu hanya memfasilitasi saja. Tunjukkanlah cinta kalian terhadap lingkungan,” tutupnya.
Reporter: Muhammad Raffi, M. Fajar Meydiansyah
Penulis: Muhammad Raffi
Editor: M. Fajar Meydiansyah