Dokumentasi bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024 di Monpera pada Minggu (24/05). Sumber: Tim Dokumentasi LPM LIMAS.
Palembang, lpmlimas.com – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Pra-event Vistara melalui rangkaian booth interaktif, bazar kewirausahaan, dan pameran fotografi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk implementasi tugas akhir mata kuliah berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa angkatan 2024 dan angkatan 2025, di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Palembang pada Minggu (24/05).
Dosen pengampu mata kuliah periklanan, Muhammad Iqbal Tawakal, mengatakan Pra-event Vistara merupakan bagian dari rangkaian menuju festival komunikasi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsri.
“Secara umum ini adalah sebuah rangkaian dari festival komunikasi nantinya. Nama acara pada hari ini juga Pra-event Vistara yang menggabungkan dari tiga mata kuliah, proyek base learning, di mana ada KWU (Kewirausahaan), ada Periklanan, dan juga ada Fotografi dari anak angkatan 2025,” ujarnya pada Minggu (24/05).
Ia menjelaskan kolaborasi antardua angkatan tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan internal mahasiswa Ilmu Komunikasi sekaligus menjadi wadah eksplorasi kreativitas mahasiswa melalui praktik langsung di lapangan.
Menurutnya, kegiatan berbasis proyek seperti ini dapat menjadi acuan awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang lebih eksploratif, baik dari segi ide maupun kreasi. Ia juga berharap pelaksanaan kegiatan serupa kedepannya dapat berjalan lebih terstruktur dari sisi kepanitiaan maupun timeline pelaksanaan.
Selain booth interaktif dan bazar kewirausahaan, mahasiswa angkatan 2025 Ilmu Komunikasi juga menggelar pameran fotografi di area Monpera. Dosen pengampu mata kuliah fotografi, Feny Selly Pratiwi, mengatakan pameran sengaja dilaksanakan di ruang publik agar karya mahasiswa dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Pameran foto itu aktualisasi karya foto. Karya tidak hanya dinikmati oleh pembuatnya saja, tetapi juga masyarakat luas,” katanya pada Minggu (24/05).
Ia menilai pameran menjadi bagian penting dalam fotografi karena karya yang dihasilkan mahasiswa perlu dilihat, diapresiasi, dan memberi dampak bagi publik. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya sebagai ruang aktualisasi karya mahasiswa.
Ketua pelaksana pameran fotografi angkatan 2025, Rahma, mengatakan tema yang diangkat dalam pameran tahun ini adalah “Usia Senja”.
“Untuk tema, kali ini mengangkat tema usia senja, usia senja disini itu beragam nih, mulai dari kaya usianya lanjut, mulai dari pencegahan penuaan,” jelasnya pada Minggu (24/05).
Rahma menjelaskan proses persiapan pameran berlangsung cukup panjang. Mahasiswa terlebih dahulu melakukan pengambilan foto, kemudian mengumpulkan karya untuk melalui tahap seleksi bersama dosen pengampu. Foto yang dinilai tidak sesuai dengan tema akan ditolak dan mahasiswa diminta mencari konsep lain yang lebih relevan.
Ia menambahkan seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil kerja individu mahasiswa karena pameran fotografi tersebut menjadi bagian dari penilaian Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah fotografi.
“Karena ini menilai UAS, menilai projek UAS, jadi individu. Itu dilihat nilai UAS nya dari fotografi ini sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2024, Adelia Irma Dianti, menjelaskan booth interaktif yang dihadirkan mahasiswa tidak hanya berfokus pada penjualan langsung, tetapi juga promosi ulang produk UMKM melalui konsep kreatif.
“Booth interaktif itu lebih ke me-rebranding dan mempromosikan kembali produk yang kami pakai, terutama produk UMKM atau produk yang kurang dikenal,” ujarnya.
Selain itu, mahasiswa angkatan 2024 juga menjalankan proyek kewirausahaan dengan menjual makanan dan minuman hasil usaha mereka sendiri sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah kewirausahaan.
Menurut Adelia, pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan Car Free Day (CFD) turut meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengunjungi booth mahasiswa.
Melalui Pra-event Vistara, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Unsri tidak hanya menampilkan hasil pembelajaran di kelas, tetapi juga membangun ruang kolaborasi dan interaksi langsung dengan masyarakat melalui karya dan praktik kreatif di lapangan.
Reporter: Muizza Asyifa, Sultan Panang Jaya, Nyimas Annisa Nur Khumaira
Penulis: Muizza Asyifa, Nadin Febriani, Sultan Panang Jaya
Editor: Feggy Rahmadania Putri